Wednesday, January 5, 2011

Ini bukan bus (biasa)!

bus 77 lagi melewati daerah Karet dan sekitarnya

Pernahkah kalian naik kendaraan umum? Pernahkah kalian kesal menunggunya? Kalau kalian tanyakan balik ke saya? Maka jawabannya adalah PERNAH.



Dan kali ini saya dizalimi lagi oleh bus keparat ini. bus yang dimiliki oleh perusahaan PT Mayasari bhakti. Bayangkan padahal urusan saya di kampus cuman yah lima menit doang. Bikin surat keterangan mahasiswa sama surat ijin penelitian dari kampus. Tadinya malah gw juga pengen ke perpus nyari buku buat skripsi. Tapi bodohnya, saya lupa. Hehehe....

Dan jadilah saya menunggu bus kurang lebih dua jam. Saya ingat betul saya sudah keluar dari atmajaya pada jam 11 kurang. Di Halte karet nunggu hampir satu jam dari jam 11 ampe jam 12. Karna bosen saya jalan ke halte Setiabudi (saran anda saya ikuti kak Vinny. Enjoy Jakarta!). Tapi busnya ga nongol-nongol. Maka saya jalan lagi hingga ke Dukuh Atas dan akhirnya sekitar 5 menit nunggu busnya dateng (kurang lebih pada jam 12. 40). Bujug buset, jam segitu kalo busnya cepet dateng, gw udah berleha-leha di rumah gw. Anjriiiiittttt....... Mana tadi pas awal berangkat naik bus ini juga, dan mesti berdiri dari Kebonnanas ampe Benhil. F**k!!!!

Gw --> Abang-abang keneknya : Bang, bisa ga sih busnya datengnya cepetan dikit?
Abang-abang keneknya --> Gw : -niru sule- OH TIDAK BISA!!!!

Oh yah, bus yang satu ini dari semenjak saya semester dua hingga sekarang tidak pernah datangnya cepat. Selalu lama. Minimal harus menunggu lima belas menit. Tapi terkadang busnya malah datangnya cepat di luar dugaan kita kalau kita tidak dalam kondisi menunggu bus. Saya pernah mengalaminya. Waktu itu sedang menunggu bus di depan atma sembari ngobrol dengan teman saya, Ermen. Eh di saat seperti itulah busnya datang.

Yah tapi mungkin memang seperti inilah kondisi transportasi massal di Indonesia. Amat susah dicari kalau dibutuhkan. Ada taksi, tapi harganya mencekik leher. Ada bus way, tapi gak lewat daerah rumah saya. Pengen naek mobil sendiri, tapi belon lancar bawanya. Hu-uh! Kondisi sungguh mengecewakan. Mana nih campur tangan pemerintah dalam membenahi sistem transportasi massalnya?


PS: buat pengelola 77, mohon dong armada busnya diperbanyak, agar kita semua para penghuninya dari kebonanas-slipi-sudirman-senen tidak usah menunggu lama lagi. Akhirilah drama nunggu bus. Kami muak!!!! Lebih baik anda naikkan tarifnya tapi pelayanannya lumayan (ada ac+datengnya cepet+no ngetem). Peringatan ini juga berlaku buat bus-bus lainnya yang beroperasi dari Tangerang seperti P 100, P 45, P 62, P 116, dll, dsb. Mohon dong agarnya datangnya sedikit lebih on time, lebih cepat. Kurangi ngetem dan menumpuk penumpang kalau sudah over-load. Karena masih banyak warga Tangerang yang tidak membawa kendaraan pribadi ke Jakarta. Hargai mereka.


written on 5th january 2011, 15:00